Makin Kreatif Mengolah Limbah Jagung Menjadi Plastik

EMPAT mahasiswa Fisika dari Institut Pertanian Bogor (IPB) : Made Dirgantara, Miko Saputra, Eni Septi Wahyuni dan Muhammad Khalid, bertinjauan mengolah klobot jagung atau kulit jagung menjadi plastik yang ramah lingkungan (biodegredable).
"Setiap musim panen, limbah klobot jagung sangat banyak. Supaya berguna, klobot jagung bisa kita olah jadi plastik", kata Eni Septi Wahyuni, 22 tahun, mahasiwi semester 7 Fakultas MIFA IPB seperti kami kutip dari tempo (3/11/2013).
"Dari tinjauan panen buah jagung, bobot kulit jagung yang ditidak digunakan antara 38,38 persen, sedangkan kulit jagung memiliki kandungan serat yang tinggi berkisar antara 38 persen hingga 50 persen dan kadar karbohidrat berkisar antara 38 persen sampai 55 persen," jelas Eni.
Menurut Eni, plastik dari klobot jagung bisa terurai secara cepat dan ramah lingkungan, karena tidak mengandung bahan-bahan kimia yang mencemari tanah dan air.
"Setiap musim panen, limbah klobot jagung sangat banyak. Supaya berguna, klobot jagung bisa kita olah jadi plastik", kata Eni Septi Wahyuni, 22 tahun, mahasiwi semester 7 Fakultas MIFA IPB seperti kami kutip dari tempo (3/11/2013).
"Dari tinjauan panen buah jagung, bobot kulit jagung yang ditidak digunakan antara 38,38 persen, sedangkan kulit jagung memiliki kandungan serat yang tinggi berkisar antara 38 persen hingga 50 persen dan kadar karbohidrat berkisar antara 38 persen sampai 55 persen," jelas Eni.
Menurut Eni, plastik dari klobot jagung bisa terurai secara cepat dan ramah lingkungan, karena tidak mengandung bahan-bahan kimia yang mencemari tanah dan air.
0 komentar:
Posting Komentar